Siaran Pers
Whitesky Group
Sabtu, 23 Agustus 2025
Denon Prawiraatmadja : Arsitek Inovasi Transportasi Udara Menuju Era Baru
TANGERANG – Industri penerbangan di dunia, khususnya di Asia-Pasifik memasuki era baru. Berbagai terobosan lahir untuk mempermudah mobilitas dan juga mendorong peningkatan perekonomian. Salah satu arsitek yang memberikan inovasi di bidang transportasi udara menuju era baru adalah Denon Prawiraatmadja, saat ini menjabat sebagai CEO dan Founder Whitesky Group.
Berawal dari skala kecil, Denon mendirikan perusahaan ini dengan beberapa karyawan yang bersemangat, dan tujuan untuk mentransformasi mobilitas masyarakat Indonesia. Seiring waktu, Whitesky berkembang menjadi bisnis penerbangan multi-segmen, meluncurkan “Helicity”, sebuah solusi mobilitas udara perkotaan yang inovatif.
“Kami berupaya membangun ekosistem aviasi, mulai dari penerbangan charter hingga heliport dan airport management,” kata Denon yang ditemui disela-sela Heli Expo Asia (HEXIA) 2025 di Cengkareng Heliport.
Pada tahun 2020, tambahnya, perusahaan ini membuka heliport komersial pertama di Indonesia. Dua tahun kemudian, Whitesky mencatat tonggak sejarah lainnya: mengambil alih kendali operasional Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, salah satu pusat penerbangan penting di negara ini.
Dengan visi strategis dan dedikasi yang tak kenal lelah, Denon memposisikan Whitesky tidak hanya sebagai perusahaan penerbangan, tetapi juga sebagai penyedia infrastruktur vital yang mendorong konektivitas di seluruh negeri yang terdiri dari lebih dari 17.000 pulau.
“Peran penerbangan sangat penting untuk pembangunan Indonesia. Karakter kepulauan negara ini membutuhkan konektivitas udara untuk mendorong inklusi ekonomi, kesetaraan sosial, dan tanggap darurat. Karenanya kami harapannya adalah bahwa peran swasta di dalam pengembangan infrastruktur transportasi udara bisa menjadi pelengkap percepatan pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.
Sebagai tokoh yang dikenal memiliki visi strategis di sektor penerbangan, Denon menyoroti peran penting kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam membentuk Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) yang dipimpun oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
“Keputusan Presiden Prabowo untuk menunjuk kementerian yang secara khusus mengkoordinasikan pembangunan infrastruktur merupakan langkah yang sangat tepat. Indonesia membutuhkan pengembangan infrastruktur yang efisien dan strategis agar industri transportasi, termasuk penerbangan, semakin kompetitif di tingkat global,” katanya.
Pertumbuhan Ekonomi
Sebelumnya saat menghadiri pembukaan Hexia 2025 sekaligus meresmikan gedung baru Main Facility Building (MFB) milik Whitesky Aviation, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan bahwa industri helikopter tingkat Asia ini dinilai sebagai pembuktian bahwa Indonesia menjadi pasar yang cukup besar dan memiliki peran penting dalam pertumbuhan dan inovasi industri helikopter.
“Industri Penerbangan, khususnya helikopter potensi tersebut dapat berdampak besar terhadap pertumbuhan bisnis, ekonomi, dan lapangan pekerjaan dalam dalam negeri. Dan ini adalah bagian dari upaya kita untuk memperkuat sektor penerbangan serta transportasi udara. Semoga baik untuk pertumbuhan ekonomi kita,” katanya.
AHY juga mengatakan bahwa mulai banyak digunakannya helikopter sebagai alat transportasi selain bisa berdampak kepada pertumbuhan ekonomi dalam negeri, adanya dapat mendorong potensi peningkatan sektor pariwisata di Indonesia. Sebagaimana diketahui banyak lokasi wisata yang berada di berbagai pulau menjadikan transportasi udara khususnya helikopter dapat membantu sektor wisata tersebut.
“Dan semangat itu berlaku untuk membantu sektor pariwisata, bisnis dan sektor pertahanan,” tutupnya. ###
Contoh Publikasi di Media Main Stream :
